
Pejaten Timur, 20 Agustus 2025 — Sebagai bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan terhadap masyarakat, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Mitra Bangsa melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk “Kesiapsiagaan Bencana Banjir untuk Menyelamatkan Dokumen Penting dan Mengurangi Risiko Kehilangan Data”. Kegiatan ini ditujukan khusus kepada warga RT 11, Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, yang merupakan salah satu wilayah rawan banjir di ibu kota.
Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Tahun Anggaran 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung penyelesaian persoalan sosial melalui pendekatan edukatif, solutif, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 20 Agustus 2025 di Balai Warga RT 11, dan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari warga setempat, kelompok ibu-ibu PKK dan Pengurus RT. Warga diberikan edukasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama banjir, yang seringkali datang tiba-tiba dan berdampak luas. Fokus pelatihan adalah memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai cara-cara menyelamatkan dokumen penting seperti KTP, akta kelahiran, ijazah, dan sertifikat tanah dari potensi kerusakan atau kehilangan saat terjadi banjir. Selain itu, warga juga diberikan pengetahuan mengenai penyimpanan data digital secara aman menggunakan teknologi penyimpanan awan (cloud storage), serta bagaimana menyusun “tas siaga bencana” yang berisi perlengkapan darurat dan dokumen penting untuk dibawa saat evakuasi.
Tim pengabdian yang melaksanakan kegiatan ini dipimpin oleh Ibu Nurul Wahdini, B.H.Sc., M.M., dan beranggotakan Ibu Indi Nervilia, BIBM., M.B.A., serta Bapak Ahmad Fajar Siddiq, S.Kom., M.Kom.. Turut serta dalam kegiatan ini dua orang mahasiswa Universitas Mitra Bangsa, yaitu Fiyaz Fathi Ananto dan Jea Nadya Chintya Putri, yang terlibat langsung dalam proses pelatihan dan interaksi dengan warga.
Dalam sambutannya, Ketua RT 11, Bapak Hasan Basri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada tim pengabdian Universitas Mitra Bangsa atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada warganya. Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan dan relevan, terutama mengingat wilayah RT 11 sering terdampak banjir musiman. Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya melindungi dokumen pribadi sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana.
Senada dengan hal tersebut, Ibu Nurul Wahdini menyampaikan bahwa edukasi terkait perlindungan dokumen dan data masih sering terabaikan dalam konteks penanggulangan bencana. Ia menekankan bahwa kerugian akibat banjir bukan hanya dari sisi fisik atau material, tetapi juga dari sisi administratif apabila dokumen-dokumen penting tidak dapat diselamatkan. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat langsung diterapkan oleh warga.
Kegiatan ditutup dengan suasana hangat melalui sesi tanya jawab, diskusi interaktif, serta pembagian alat pelindung dokumen tahan air kepada seluruh peserta. Alat ini diberikan sebagai bentuk dukungan konkret dari tim pengabdian kepada masyarakat, agar warga memiliki sarana yang dapat langsung digunakan untuk mengamankan dokumen-dokumen penting mereka.
Dengan adanya kegiatan ini, warga RT 11 Pejaten Timur diharapkan tidak hanya lebih siap secara fisik dalam menghadapi bencana banjir, tetapi juga lebih sadar pentingnya kesiapan administratif untuk meminimalkan dampak dan kerugian yang mungkin timbul di masa mendatang.

